Senin, 26 November 2012

Pengaruh Sosial Network


Dewasa ini jejaring sosial sangat cepat berkembang di kalangan masyarakat luas terutama para pelajar. Jejaring sosial sendiri terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring sosial sebenarnya bentuk baru komunitas di internet yang saling berhubungan dengan cepat. Jejaring sosial yang banyak digunakan para pelajar saat ini antara lain Facebook, Twitter, Blogger, AIM, Skype, dan My Space. Dalam penggunaannya pun beragam macam, ada yang untuk hal positif ada pula yang menggunakannya dalam ranah negatif. Apakah dampak positif dan dampak negatif dari penggunaan jejaring sosial bagi insan pelajar ??
            Kemajuan teknologi yang kini didukung dengan adanya gadget-gadget canggih yang menyajikan fitur-fitur menawan serta berkelas, salah satunya adalah fitur jejaring sosial. Kita ketahui bahwa jejaring sosial sudah mendarah daging dan sulit lepas dari keseharian para pelajar. Para pelajar kita saat ini sangatlah mudah terkena virus hi-tech (hello technology). Tidak jarang para pelajar yang menggunakan jejaring sosial, bahkan mereka tidak hanya menggunakan satu jejaring sosial tetapi lebih dari satu. Disini akan membahas mengenai apa saja dampak dari penggunaan jejaring sosial dikalangan pelajar serta solusi agar pelajar dapat sedikit tidak terpaku atau terpedaya oleh banyak jejaring sosial yang kini kian meledak di kalangan masyarakat luas.
            Tidak dapat dipungkiri bahwa jejaring sosial sangat popular di kalangan pelajar. Jejaring sosial pun termasuk kemajuan teknologi yang banyak peminatya. Peminatnya pun kebanyakan para insan pelajar. Dalam satu kelas saja dapat mencapai 50% siswa/pelajar yang menggunakan jejaring sosial. Alasannya pun banyak mengapa mereka menggunakan jejaring sosial.
Jejaring sosial sangatlah mudah diakses dimana saja dengan menggunakan seluler, laptop, ataupun i-pad. Jejaring sosial dapat pula di gunakan sebagai media informasi bagi para pelajar. Salah satunya Blog atau Blogger. Jejaring sosial satu ini sangatlah bermanfaat bagi para pelajar. Dalam suatu Blog terkadang ada yang memposting hasil karyanya ataupun materi-materi pelajaran. Selain hal itu dalam juga terhubung dengan domain lain sehingga mereka dapat membuka forum diskusi dalam sebuah jejaring sosial. Tentunya ini untuk kepentingan pendidikan.
            Dalam hal ini jejaring sosial dapat juga digunakan sebagai media pengembangan keterampilan para pelajar yang dikemas dalam satu wadah yang disebut dengan komunitas. Sarana pengembangan keterampilan tidak hanya berfokus pada sanggar di suatu tempat saja melainkan lewat dunia maya atau komunitas di jejaring sosial. Komunitas ini sering kita jumpai di Facebook, Twitter atau Writelonger, Hello, atapun Website tertentu. Disini para pelajar akan mendapatkan teman baru yang sehobi atau kesamaan alur seni maupun olahraga. Mereka dapat berbagi kisah maupun motivasi agar apapun yang mereka lakukan sekarang adalah pilihan bukan sekedar bermain-main saja. Saling belajar dan mendapatkan banyak jaringan atau channel.
            Selain memperluas jaringan informasi tentunya jejaring sosial dapat memperluas jaringan pertemanan ataupun perluasan channel. Semisal karena seuniversitas namun berbeda asal daerah tentunya akan berdampak positif.  Semakin banyak relasi yang kita dapatkan semakin banyak informasi yang kita dapatkan. Banyak cara yang dapat mempererat persahabatan salah satunya adalah mealalui jejaring sosial misalnya Facebook semakin banyak teman yang kita dapatkan semakin banyak informasi ang dapat kita peroleh begitupun juga Blogger semakin banyak channel atau group yang kita ikuti domain lain akan banyak memberikan peluang forum diskusi yang bermanfaat mengenai pendidikan, komunikasi, maupun tentang politik yang berkembang di Indonesia.
            Seiring berjalannya waktu tentunya jejaring sosial membawa dampak negatif juga. Tidak semua pelajar menggunakan jejaring sosial sepeerti yang diharapkan. Tetapi mereka menggunakan untuk hal-hal yang kurang baik. Bahkan bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain. Apa saja yang dampak negatif yang timbul akibat dari pemakaian jejaring sosial yang salah,akan dibicarakan pada bagian selanjutnya.
            Dimana pun segala di aktifitas apapun akan ada dampak negatif maupun dampak positif. Dampak negatif dari jejaring sosialpun mengiringi perjalanan para pelajar. Dampak negatif dari penggunaan jejaring sosial bagi para pelajar antara lain dapat mengurangi tingkat prestasi pelajar. Kenapa begitu ? ya tentu saja karena mereka lebih fokus bermain dengan account (akun) mereka daripada mereka belajar. Sehingga tingkt prestasi mereka turun meskipun tidak drastis atau secara berkala atau bertahap.
            Dewasa ini jejaring sosial tidak hanya semacam pengikat pertemanan namun dapat menjadi “jerat sosial”. Banyaknya kejahatan yang terjadi akibat jejaring sosial banyak macamnya. Terutama di Facebook belum lama ini ada yang menjadi korban facebook. Banyak sekali yang tertipu akibat bisnis nakal yang bertujuan untuk menipu konsumen dengan iming-iming barang dagangan yang sangat berkualitas. Terutama para pelajar mereka sangat rentan terpengaruh hal-hal seperti ini. Mereka ingin tampil berbeda tetapi mereka tidak melihat resiko di belakang. Dalam hal ini pelajar kiranya memasang ancang-ancang dengan adanya produk yang sekiranya kurang bermanfaat untuk kepentingan pendidikan hindari bagaimanapun carannya. Dan saat dikelas atau saat belajar sebaiknya telepon seluler dimatikan atau disimpan terlebih dahulu dalam almari dan jauh jangkauan meja belajar/ tempat belajar.
            Selain menjadi jerat sosial, jejaring sosial dapat juga menjadi pemicu kurangnya waktu atau intensitas belajar siswa. Mereka terlalu terlena dengan dunia barunya dalam aktivitas jejaring sosial. Waktu belajar pun jadi korban, sehingga mereka membuat diri mereka rugi akan waktu. Banyak materi yang tertinggal. Memang jejaring sosial sangat memuaskan sehingga penggunanya mudah di perdaya oleh kemajuan teknologi satu ini. Setidaknya mereka menyadari bahwa menggunakan hal yang kurang ada manfaatnya dan menyita waktu belajar hendaknya di hindari agar prestasi tetap terjaga dan tidak menurun hanya karena terlalu focus pada dunia atau aktivitas jejaring sosial.
            Dalam hal ini mereka butuh perhatian lebih dari orang tua maupun guru. Agar mereka dapat menekan aktivitas yang berlebihan dalam jejaring sosial. Supaya mereka dapat membagi waktunya untuk belajar serta mengembangkan kemampuan akademik maupun non akademik.
            Sebagai pelajar yang mempunyai banyak ilmu pengetahuan tentu saja jejaring sosial dapat dijadikan bahan edukatif yang praktis dan berguna bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Sehingga waktu pun tak terbuang sia-sia dan membuka sisi positif jejaring sosial untuk kepentingan kependidikan atau perluasan materi namun dalam bentuk online.
            Jejaring sosial setidaknya digunakan sebagai forum diskusi antar mahasiswa ataupun dengan kelompok pelajar lainnya. Dengan adanya forum diskusi jejaring sosial tidak hanya digunakan untuk hal-hal negatif atau hanya sekedar ngobrol (chatting) dengan bahan pembicaraan yang tidak bermutu.

semoga bermanfaat...

TELEMATIKA


Telematika...begitu membaca kata telematika kita pasti akan langsung teringat akan pakar telematika Roy Suryo. Bebagai kasus yang berhubungan dengan penyalahgunaan Teknologi Informasi dapat dia selesaikan. Namun pernahkah anda berpikir atau bertanya dalam hati (mungkin) apa sih telematika itu.
Agar lebih jelas mengenai telematika dan hal-hal yang berhubungan dengan telematika, maka berikut adalah definisi telematika yang diambil dari pelbagai sumber.


1. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles danvehicle telematics).

2. Di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Telematika. Kata telematika berasal dari istilah dalam bahasa PerancisTELEMATIQUE yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICSadalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai {the new hybrid technology} yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi. Semula Media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan Media Komunikasi baru. Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital atau {the Net}. Dalam perkembangannya istilah Media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium. Adalah suatu ambiguitas jika istilah TELEMATIKA dipahami sebagai akronim Telekomunikasi, Multimedia dan Informatika. Secara garis besar istilah Teknologi Informasi (TI), TELEMATIKA, MULTIMEDIA, maupun Information and Communication Technologies (ICT) mungkin tidak jauh berbeda maknanya, namun sebagai definisi sangat tergantung kepada lingkup dan sudut pandang pengkajiannya.


Demikian adalah definisi-definisi telematika yang diambil dari pelbagai sumber. Semoga definisi-definisi diatas dapat memperjelas apa yang ingin kita ketahui.

Rabu, 21 November 2012

Tertawa Agar Sehat

Sejak zaman Yunani kuno tertawa telah dipercaya sebagai bagian yang penting dalam proses healing atau pengobatan. Tertawa merupakan salah satu cara yang paling baik untuk memperbaiki kondisi fisik dan mental. Berbagai studi menunjukkan bahwa tertawa dapat membantu meningkatkan lebih baik peredaran darah, merangsang kerja pencernaan, menurunkan tekanan darah tinggi,dan meningkatkan kekebalan tubuh
Tertawa dapat merangsang otak mengeluarkann endorphin ,yaitu antibodi tubuh yang dapat menghilangkan rasa sakit dan komponen lainnya untuk mengurangi rasa nyeri.Tingkat kortisol , yaitu hormone stress yang dapat melemahkan kekebalan tubuh juga menurun , Tertawa juga membantu membuat otot-otot menjadi rileks. dan melegakan saluran pernafasan.serta membantu memperbaiki emosi.. Bahkan ada seorang dokter menderita sakit , tak hanya obat yang harus diminum,tetapi juga kelucuan. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan University of Martland Medical Center di Baltimore,tertawa dapat membantu mencegah terjadinya serangan jantung. Dr.Michael Miller yang memimpin tim tersebut mengatakan, dengan aktivitas fisik, tidak merokok dan mengurangi lemak daoat mengurangi resiko terkena penyakit hantung. Dengan tertawapun dapat mengurangi resiko kena penyakit jantung. Untuk itu harus dijadikan aktivtas sehar-hari di samping aktivitas lainnnya untuk mencegah penyakit jantung.
Sebagian besar orang selalu tertarik pada hal-hal yang mengandung humor. Untuk mengembang kan sense of humor Anda perlu menjalin hubungan dengan orang=orang yang merasa bahagia. Anda harus sering menikmati hal-hal yang lucu,yang dapat mengakibatkan tertawa. Tersenyum saja tak cukup,tetapi tertawalah keras-keras. Jika ada yang menegur tak usah dihiraukan. Humor tak sekedar menjual ide,tetapi juga membangun relasi atau hubungan yang lebih baik.. Dengan humor berarti membangun hal-hal yang positif. Norman Cousins,pengarang Anatomy of an Illness yang menderita penyakit degeeneratif dan dinyatakan umurnya tidak lama,dapat bertahan lagi hingga 10 tahun kemudian karena kebiasannnya suka tertawa. Ia suka menonton film-film komidi dan meminta keluarganya menceritakan cerita-cerita lucu keapadanya.
Bagaimana caranya agar Anda bisa tertawa ? Goldblum Carlton memberi saran agar Anda mencari tokoh di televisi,yang dapat membuat tertawa. Simak saja acara TV yang bisa membuat tertawa seperti Aneka Srimulat, Extravaganza di Trans TV atau pelawak lain seperti Bagito, Patrio Grup dan lain-lain.Apalagi ditambah dengan berbagai kontes lawak di berbagai stasiun TV. Jika Anda ingin melepaskan dari Stres jadikan acara tersebut menjadi menu sehari-ihari. Tak sempat nonton TV, sewa saja video-video humor. Di mobilpun Anda juga dapat mendengarkan kaset yang berisi cerita humor. Jadi di saat terjebak kemacetan t nikmati cerita lucu yang membuat Anda tertawa dan strespun jadi berkurang. Jika Anda tidak ingin kehilangan kesempatan untuk tertawa,buatlah perpustakaan humor,yang isinya bacaan lucu,kaset audio atau video. Anda tak harus sendirian pada saat melihat video atau TV.Ajak teman yang lain sehingga Anda bisa tertawa bersama yang lain. Masih banyak cara lain yang bisa ditempuh seperti : bermain bersama anak-anak atau binatang yang lucu,datang ke kebun binatang dan saksikan tingkah laku binatang yang lucu terutama kera yang bisa membuat tertawa..Jadi jelaslah, bahwa tertawa itu menyehatkan.****(ASTRINI)

Sumber : http://astrini.wordpress.com/category/gaya-hidup-sehat/

Free Sex, Gaya Hidup Atau Penyakit?

Kebebasan seks yang dominan disebut sikap seksual yang negatif sudah sekian lama menggerogoti moral dan nyawa masyarakat kita, yang selama hidupnya ‘katanya’ mereka (berlabel) Islam. Masyarakat seharusnya takut dengan berbagai macam penyakit psikosomatik dan penyakit rohani yang akan diderita akibat free sex ini.
Apa yang melatar belakangi free sex ini, Apa akibatnya dan bagaimana tindak lanjut seharusnya dalam mengatasi free seks ini sudah sering dibahas oleh para psikolog ini?
Kalau menurut dunia barat, memang free seks ini tidak seberapa dilarang. Malah sekarang dunia barat percaya akan keharusan menghormati dan membebaskan hawa nafsu seksual dengan jalan membuang kekangan-kekangan tradisional. Karena memang kenyataan kalau orang barat itu lebih menyukai kebebasan seksual. Mereka menyatakan bahwa moralitas apa pun yang telah mereka warisi tidaklah membawa apa-apa selain konotasi religius. Mereka mengklaim bahwa moral-moral baru zaman sekarang ini bukan hanya didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan filosofis, tetapi juga dalam alasan ilmiah.
Saat ini, apa yang sedang berkembang pesat di barat (baca: free seks), juga berkembang pesat di masyarakat kita ini. Yaitu seksual negatif baik yang tradisional maupun yang modern.
Dan kalau ‘pagar pencegah’ yakni agama dan moral tidak digunakan untuk mengantisipasi pola seksual free seks, maka masyarakat akan rusak dan berpenyakit, baik itu secara jasmani maupun rohani dan batiniah. Berbagai macam masalah pula akan timbul dibelakangnya.
Seks bebas, adalah pola perilaku seks bebas dan tanpa batasan, baik dalam bertingkah laku seksnya maupun dengan siapa dia berseks ria. Sungguh suatu perilaku yang lebih rendah daripada tingkah laku binatang. Manusia memang seperti itu. Di sini, dapat diartikan juga bahwa anjuran pembebasan seksual manusia dari kekangan moral tradisional berarti pernyataan bahwa tidak ada sesuatu pun yang jelek, buruk, ataupun hina, yang dapat timbul dari seks. Anjuran ini tidak menerima pembatasan apa pun dalam seks selain dari batas alami seperi dalam hal makan dan minum, nafsu belaka.
Barat dengan mudah menyemarakkan program seks bebasnya di bumi kita tercinta ini, karena ghirah keagamaan dalam tiap individu mudah luntur. Apalagi keyakinan agama yang menempel tadi hanya sekadar menempel secara turunan orang tua, tidak melalui pencarian dan penggunaan rasio dalam berkeyakinan. Agama dalam diri kita harus dipenuhi cahaya iman, taqwa dan ilmu. Sehingga tidak mudah luntur dan terserat ke dalam lubang hitam setan.
Di sinilah, para da’i, penulis dan pemerhati Islam harus betul-betul gigih menggunakan segala bentuk media, sarana dan fasilitas moderen maupun tradisional, untuk memerangi budaya free sex tersebut. Kegencaran propaganda seks bebas itu harus betul-betul dihadapi secara pisik, bukan hanya dalam tataran teoritis dan konsepsual belaka. Para da’i tidak hanya dituntut untuk berteriak di mimbar-mimbar Jumat, namuan juga turun ke lapangan memberikan suntikan-suntikan rohani di tengah masyarakat Islam yang tengah menghadapi godaan berat ini. Penjabaran tentang hakikat seks dan implementasinya menurut pandangan syariat, harus betul-betul dimasyarakatkan. Kalau tidak, gelombang dan arus propaganda free sex, bisa saja mengambil alih tugas mereka itu, menuju kebinasaan total.
Bila dorongan seks terlalu besar sehingga menimbulkan konflik yang kuat, maka dorongan seks tersebut cenderung untuk dimenangkan dengan berbagai dalih sebagai pembenaran diri. Dalam hubungan ini, Jersild (1978) menulis, “Jika remaja bercerita tentang kegiatan seksual mereka, maka mereka banyak membela diri dengan komentar “Everybody does it.”
Maka, pihak orang tua yang seharusnya pertama kali berkiprah menjadi hakim di tengah pergulatan budaya kaum muda ini.
” Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api naar yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan…” (At-Tahrim : 6)
Lalu, para juru dakwah juga harus berkiprah secara khusus pada sebagian edisi dakwah mereka, untuk mengatasi ketimpangan moral di kalangan remaja ini. Apa yang difirmankan oleh Allah, “..dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas,” (Al-Mukminun : 5-7) harus kemudian dijabarkan melalui berbagai contoh dan pemaparan realitas dalam bahasa-bahasa aktual kaum muda. Yakni untuk membuktikan kebenaran firman Allah, bahwa mereka dengan segala kebiasaan seks bebas dan seks pra nikah itu telah melakukan hal yang sungguh-sungguh melampaui batas aturan agama, moral dan bahkan nilai-nilai kemanusiaan yang fithrah.
Di bagian akhir, kaum muda sendiri yang harus bangkit memperbaiki diri, memperbaiki gaya hidup mereka. Sudah saatnya, para pemuda menjadi pemimpin masa depan, tapi terlebih dahulu, mereka harus menjadi pemimpin bagi diri mereka sendiri. Maka, bila hasrat seksual sudah tak tertahankan, satu-satunya obat yang paling mujarrab adalah menikah,
“Wahai kawula muda. Barangsiapa diantara kalian yang sudah memiliki “baa-ah” (kemampuan seksual), hendaknya ia menikah. Sesungguhnya yang demikian itu lebih dapat memelihara pandangan mata dan kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, hendaknya ia berpuasa. Sesungguhnya puasa itu adalah obat baginya. ”
Nah, bila belum mampu menikah, hadits ini mengajarkan kita untuk berpuasa. Melihat generasi muda-mudi rajin berpuasa, layaklah masyarakat merasa aman, nyaman dan tentram menjalani aktivitas keseharian mereka. Karena, tanpa brutalisme dan kenakalannya, kaum muda adalah pagar pengaman paling efektif di dalam kehidupan masyarakat kita. (Sumber: majalah-elfata.com)

Sosial Network

Berikut merupakan Daftar Social Networking (Jaringan Sosial) tempat di mana Sahabat dapat mengirimkan Berita maupun Artikel Web maupun Blognya secara Gratis.Tempat di mana sahabat dapat mengumpulkan Informasi dan berita sebanyak-banyaknya demi wawasan dan pengetahuan.

Social Networking Terbesar di Indonesia :

1. http://lintasberita.com
2. http://infogue.com
3. http://kilasan.com

Social Networking Internasional :

1. http://www.betanews.com
2. http://www.directionsmag.

com
3. http://www.prleap.com/
4. http://www.nanotech-now.com
5. http://news.thomasnet.com/
6. http://www.biggerblogger.com/
7. http://www.npr.org/
8. http://www.prlog.org/
9. http://www.bizeurope.com/
10. http://www.free-press-release.com/
11. http://www.clickpress.com/
12. http://www.downloadjunction.com
13. http://www.newswiretoday.com/
14. http://delicious.com/
15. http://digg.com
16. http://technorati.com/
17. http://www.furl.net/
18. http://www.simpy.com/

19. http://www.reddit.com/
20. http://www.articlecillin.com
21. http://ezinearticles.com
22. http://articlecity.com
23. http://www.openpr.com/
24. http://www.pressbox.co.uk/
25. http://www.filecluster.com/
26. https://secure.digitalmediaonlineinc.com/
27. http://www.sbwire.com/
28. http://www.1888pressrelease.com/
29. http://www.afreego.com/
30. http://www.sanepr.com/
31. http://www.theopenpress.com/
32. http://www.free-press-release-center.info/
33. http://www.prfree.com/
34. http://www.ukprwire.com/
35. http://www.pressreleasespider.com/
36. http://www.pr-inside.com/
37. http://www.itbsoftware.com/
38. http://www.pressmethod.com/
39. http://www.itbinternet.com
40. http://www.newsblaster.com/
41. http://www.24-7pressrelease.com
42. http://www.freepressreleases.co.uk/
43. http://freepressindex.com/
44. http://pr-gb.com/
45. http://www.nationalhomelandsecurityknowledgebase.com/
46. http://www.prcompass.com/
47. http://www.pressexposure.com/
48. http://www.i-newswire.com/
49. http://www.cgidir.com/
50. http://www.mediasyndicate.com
51. http://www.techprspider.com/
52. http://prmac.com/
53. http://www.publicitywires.com/
54. http://www.seenation.com/
55. http://news.eboomwebsolutions.com/
56. http://www.afly.com/
57. http://emeapr.com/
58. http://www.prwindow.com/
59. http://www.pressreleasecirculation.com/
60. http://articlecity.prwebdirect.com - Articlecity Press Release
61. http://highwire.stanford.edu - Highwire Press
62. http://mediapeak.com - Mediapeak
63. http://news.baou.com - OfficalWire
64. http://newslink.org - NewsLink.org
65. http://searchwarp.com - Searchwarp
66. http://www.devpress.com/addNews.html - Dev Press
67. http://www.dime-co.com - Dime-co.com
68. http://www.downloadjunction.com/submit_press_release - Download Junction
69. http://www.earthvision.net/market/addstory.cfm - EarthVision
70. http://www.eceurope.com/index.htm - ECEurope Buy Sell offers
71. http://www.emailwire.com - Emailwire
72. http://www.emediawire.com - EMediaWire
73. http://www.ereleases.com - eReleases
74. http://www.e-syndicate.net - e-syndicate.net
75. http://www.eworldwire.com - EWorldWire
76. http://www.express-press-release.com - Express press release
78. http://www.forrelease.com - For Release
79. http://www.free-press-release.com - Free-press-release
80. http://www.gebbieinc.com - Gebbie Press
81. http://www.groupweb.com - GroupWeb
82. http://www.hotmicrocap.com - Hotmicrocap
83. http://www.hspstreet.com/pr - HSPstreet
84. http://www.hungarynewswire.com - Hungary newswire
85. http://www.ideamarketers.com/library /?writerid=9643 - IdeaMarketers
86. http://www.ideasiteforbusiness.com/cpress1.htm - Ideasiteforbusiness
87. http://www.imediafax.com - Imediafax
88. http://www.i-newswire.com/submit_free.php - I-Newswire
89. http://www.internetnewsbureau.com - Internet News Bureau
90. http://www.internetworldstats.com/press.htm - Internetworldstats
91. http://www.internetwriters.com - Internet Writers
92. http://www.lunareclipse.net/pressrelease.htm - Lunareclipse
93. http://www.macgo.net/news/submit.php - Macgo
94. http://www.majon.com/advanced/advanced-pr.html - Advanced Press Release
95. http://www.malebits.com - MB Publishing Press Releases
96. http://www.marketwire.com - Market Wire
97. http://www.mediapost.com - Media Post
98. http://www.media-press-release.com - Media press releasean
99. http://www.newspad.com - News Pad
100. http://www.newswire.ca - Canada Newswire
101. http://www.newzalert.com - Newzalert
102. http://www.openpr.com - Open PR
103. http://www.openpress.com - OpenPress
104. http://www.opportunityupdate.com/articles - Opportunity Update
105. http://www.our-hometown.com - Our Hometown
106. http://www.powerhomebiz.com/BizNews/pressrelease.htm - Powerhomebiz
107. http://www.prbot.com - PRBot
108. http://www.press-base.com - Press Base
109. http://www.pressbox.co.uk/cgi-bin/links/add.cgi - Pressbox.co.uk
110. http://www.pressflash.com/cgi/click - PressFlash
111. http://www.pressmethod.com - Pressmethod
112. http://www.pressreleasenetwork.com - Press Release Network
113. http://www.press-release-writing.com - Press Release writing
114. http://www.prfree.com - PR Free
115. http://www.prleap.com - PRLeap
116. http://www.prnewswire.com - PR Newswire
117. http://www.profnet.org/press.html - Press Release Resources
118. http://www.programmersheaven.com - Programmers Heaven
119. http://www.pr-scotland.com/addpr.htm - PR Scotland
120. http://www.prweb.com- PRWeb
121. http://www.prwebdirect.com - PRWeb Direct
122. http://www.sbwire.com - SB Wire
123. http://www.seo-pr.com - SEO-PR
124. http://www.softpressrelease.com - Soft Press Release
125. http://www.softwaremarketingresource.com - Software Marketing Resource
126. http://www.software-review-center.org/act/addnews.php - Software-review-center
127. http://www.softwarewire.com/SubmitRelease.htm - Software Wire
128. http://www.storebuilder.co.uk - Store Builder
129. http://www.symbcity.com/new/public - Symbcity
130. http://www.theopenpress.com - TheOpenPress
131. http://www.threadwatch.org - Threadwatch
132. http://www.tmcnet.com - TMCnet
133. http://www.urlwire.com - URL Wire
134. http://www.webazar.com - Webazar.com
135. http://www.webnewswire.com - WebNewsWire
136. http://www.webwire.com - Web Wire
137. http://www.XpressPress.com - Xpress Press
138. https://www.promaxum.com/promaxum_newsflash.html - Promaxuml
139. https://www.prudentpressagency.com - Prudent Press Agency
140. http://store.1choice4ystore.com/articles.html - YStore
141. http://upload.it/shareware_soft_000005.htm - Upload.it
142. http://www.24-7pressrelease.com - 24-7 Press Release
143. http://www.addpr.com - Add PR
144. http://www.afly.com - aFly
145. http://www.afreego.com - A Free Go
146. http://www.africanewswire.net - Africa Newswires Service
147. http://www.baygo.com/press - Baygo
148. http://www.betanews.com - Beta News
149. http://www.billhartzer.com - Billhartzer
150. http://www.bizeurope.com/pressrelease.htm - Biz Europe
151. http://www.businesswire.com - BusinessWire
152. http://www.cdn-news.com - Canadian Corporate News
153. http://www.click2newsites.com/press.asp - Click2newsites
154. http://www.creativecommons.org - Creative Commons
155. http://www.dbusiness.com/pressrelease.htm - D Business
156. http://www.devarchive.com - DevArchive

Warning :
Bagi Sobat yang ingin mengcopy Artikel dan Isi dari Blog Ini di Mohon Untuk mencantumkan Alamat Blog ini karena Blog merupakan Hasil Karya meskipun Isinya kurang menarik dan tidak bermanfaat buat anda.

Sumber : http://devit1104.blogspot.com/

HUTAN


Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida (carbon dioxide sink), habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling penting.
Hutan adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar.
Hutan merupakan suatu kumpulan tumbuhan dan juga tanaman, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas.
Pohon sendiri adalah tumbuhan cukup tinggi dengan masa hidup bertahun-tahun. Jadi, tentu berbeda dengan sayur-sayuran atau padi-padian yang hidup semusim saja. Pohon juga berbeda karena secara mencolok memiliki sebatang pokok tegak berkayu yang cukup panjang dan bentuk tajuk (mahkota daun) yang jelas.
Suatu kumpulan pepohonan dianggap hutan jika mampu menciptakan iklim dan kondisi lingkungan yang khas setempat, yang berbeda daripada daerah di luarnya. Jika kita berada di hutan hujan tropis, rasanya seperti masuk ke dalam ruang sauna yang hangat dan lembap, yang berbeda daripada daerah perladangan sekitarnya. Pemandangannya pun berlainan. Ini berarti segala tumbuhan lain dan hewan (hingga yang sekecil-kecilnya), serta beraneka unsur tak hidup lain termasuk bagian-bagian penyusun yang tidak terpisahkan dari hutan.
Hutan sebagai suatu ekosistem tidak hanya menyimpan sumberdaya alam berupa kayu, tetapi masih banyak potensi non kayu yang dapat diambil manfaatnya oleh masyarakat melalui budidaya tanaman pertanian pada lahan hutan. Sebagai fungsi ekosistem hutan sangat berperan dalam berbagai hal seperti penyedia sumber air, penghasil oksigen, tempat hidup berjuta flora dan fauna, dan peran penyeimbang lingkungan, serta mencegah timbulnya pemanasan global. Sebagai fungsi penyedia air bagi kehidupan hutan merupakan salah satu kawasan yang sangat penting, hal ini dikarenakan hutan adalah tempat bertumbuhnya berjuta tanaman.[1]


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Hutan

Kemajuan Program Telematika di Indonesia Sampai di Mana?

TELEMATIKA yang merupakan wujud sinergi telekomunikasi dan informatika semakin nyata perannya sebagai penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi. Hal ini telah dibuktikan negara industri maju dan industri baru yang karena kemampuan menerapkan teknologi ini mereka mampu menggerakkan perekonomian. Di lingkungan ASEAN saja, Singapura dan Malaysia beberapa tahun lalu telah menerapkan aplikasi telematika masing-masing yaitu dengan program Singapore One dan Malaysia Super Corridor. Sementara itu Indonesia sendiri beberapa tahun lalu sebenarnya telah menggelar Program Nusantara 21 dengan tujuan serupa, namun dengan lingkup yang jauh lebih besar, yaitu untuk mengembangkan prasarana telematika nasional yang menjangkau ke seluruh provinsi, termasuk menghubungkannya ke prasarana informasi regional dan internasional. Telematika pada prinsipnya merupakan prasarana Pusat Informasi Nasional (PIN) atau sebagai jaringan komunikasi gabungan berbagai media transmisi, satelit, serat optik, kabel tembaga, kabel koaksial, dan radio untuk membawa berbagai macam informasi dengan cakupan yang menyeluruh dalam batas-batas yudiksi negara. Saat ini telah digelar berbagai jenis prasarana transmisi seperti SKSO (Sistem Komunikasi Serat Optik), GMD (Gelombang Mikro Digital), jaringan satelit, dan SKKL (Sistem Komunikasi Kabel Laut). Di Pulau Jawa misalnya, SKSO digunakan sebagai jaringan tulang punggung jalur utara dan selatan. Se-dangkan jaringan satelit dimanfaatkan untuk menghubungkan berbagai lokasi, baik dari daerah pelosok hingga pusat bisnis dengan menggunakan teknologi Intermediate Data Rate (IDR), Time Division Multiple Access (TDMA), Indosat Business Services (IBS), dan Very Small Aperture Terminal (VSAT). Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) beberapa tahun ini telah menghubungkan Jakarta dan Surabaya yang selanjutnya terhubung dengan jaringan internasional. Sistem yang sama juga menghubungkan Pulau Jawa dan Kalimantan yaitu Surabaya dan Banjarmasin. Daerah lain di luar Pulau Jawa pada umumnya menggunakan GMD dan satelit sebagai prasarana utama. Di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Batam telah tergelar kabel serat optik dengan menggunakan teknologi SDH yang membentuk konfigurasi ring dengan keandalan jaringan sangat tinggi. Untuk jaringan akses yang terdekat dengan pelanggan selain jaringan akses kabel tembaga saat ini juga telah tersedia jaringan akses lainnya yaitu jaringan akses radio dan jaringan akses serat optik di beberapa lokasi pusat bisnis. Secara garis besar, sasaran pengembangan prasarana telematika Indonesia adalah berupa terwujudnya prasarana informasi yaitu adimarga kepulauan, kota multimedia, dan pusat akses masyarakat multimedia Nusantara. DAN dalam kaitan dengan itu telah dikeluarkan Keppres Nomor 30 Tahun 1997 tentang langkah strategis meningkatkan kemampuan telematika yang diarahkan dalam mendukung konsep wawasan Nusantara dan menghadapi kemungkinan persaingan global. Sebagai perwujudan dari Keppres tersebut dibentuk Tim Koordinasi Telematika Indonesia yang telah mengidentifikasi beberapa aplikasi pemacu telematika yang mencakup berbagai sektor, baik di pemerintahan maupun di sektor swasta dan yang menyangkut masyarakat umum. Di sektor pemerintahan ada aplikasi yang berkaitan dengan pemberdayaan aparatur negara seperti RI-Net, Simkri, dan APBN-Net. Sementara itu ada aplikasi pendukung pertahanan keamanan negara yaitu Sistem Informasi Ratih, Linmas, K3I-ABRI, Sistem Informasi Sumda. Sedangkan untuk sektor swasta digelar aplikasi pencipta daya saing bisnis seperti perniagaan elektronis (electronic commerce), Electronic Data Interchange (EDI), perbankan elektronis, dan Kadin-Net. Aplikasi pembangunan informasi dasar seperti SIP (Sistem Informasi Penduduk), SIG (Sistem Informasi Geografi), Sistem Informasi Hukum dan Perundang-undangan, dan Sistem Informasi Penelitian dan Pengembangan. Sementara itu beberapa aplikasi yang bertujuan untuk memperkaya hidup masyarakat yang mulai dirintis adalah Serambi Depan Informasi, Teledukasi, dan Telemedik. MELIHAT skenario pembangunan jaringan telematika di Indonesia yang akan mencakup enam cincin jaringan telematika jelas jauh lebih besar dari Singapore One dan Malaysia Super Corridor. Pembangunan ini jelas memerlukan anggaran yang sangat besar. Nyatanya dalam tiga tahun terakhir ini sejak krisis ekonomi melanda Indonesia, pembangunan telematika terbentur kendala pendanaannya. Untuk saat ini tengah disusun perencanaan strategis untuk mengefektifkan dan mengefisienkan pembangunannya. Seperti dikemukakan Sekretaris Tim Koordinasi Telematika Indonesia Ichjar Musa, pembangunan telematika Indonesia selanjutnya akan mengoptimalkan kondisi prasarana telematika yang telah ada, baik yang dibangun oleh pemerintah, BUMN, maupun swasta. Ia melihat kegiatan pembangunan prasarana telematika belum terkoordinasi dengan baik dan menjadi bagian yang penting dalam pembangunan jangka panjang Indonesia, seperti halnya dengan pembangunan infrastruktur fisik lainnya. Oleh karenanya koordinasi antara instansi pemerintah diperlukan dalam pembangunan telematika, yaitu untuk menghindarkan tumpang tindih pembangunan prasarana oleh beberapa instansi, dan mengarahkan instansi terkait dalam pengembangan sumber-sumber daya yang mendukung telematika Indonesia. Dalam satu koordinasi perlu segera disusun suatu masterplan pembangunan telematika Indonesia yang menyangkut aspek prasarana, aplikasi, dan sumber daya. "Masterplan ini nantinya akan menjadi acuan bagi instansi terkait dalam pembangunan telematika Indonesia," ujarnya. Dengan terbatasnya dana dari pemerintah, peranan swasta dan masyarakat dalam pembangunan telematika ini perlu digalang, baik dalam segi pendanaan maupun keterlibatan dalam pemanfaatan sarana yang ada. Dengan adanya keterlibatan swasta dan masyarakat dalam pembangunan telematika ini, maka perlu disusun pedoman pelaksana teknis yang jelas guna mempercepat pembangunannya secara efisien serta memberikan kemudahan bagi swasta dan masyarakat dalam memanfaatkan sarana yang dibangun. Meskipun demikian dalam pembangunan telematika Indonesia ini perlu tetap diwaspadai masalah interkoneksi dan integrasi antarjaringan yang ada. Menurut dia, Indonesia perlu menerapkan suatu sistem telematika yang terbuka (open system) dan dapat berkembang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi, yang mendorong kreativitas dan produktivitas yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia. Pembangunan fisik telematika diakui belum diikuti dengan penyiapan perangkat hukum. Peraturan perundangan yang sampai saat ini masih diperlukan adalah kevaliditasannya adalah mengenai hal yang berkaitan dengan transaksi yang dilakukan secara elektronis, khususnya dalam pelaksanaan pembuktiannya. Sebagai contoh adalah pembayaran yang dilakukan melalui Internet (e-commerce), pertukaran data yang dilakukan secara elektronis (electronic data interchange). Beberapa sasaran yang akan dituju dalam program telematika Indonesia adalah mengidentifikasi bahan-bahan berupa peraturan internasional dan nasional secara lengkap yang meliputi peraturan bidang telekomunikasi, penyiaran, hak kekayaan internasional, dan transaksi yang dilakukan secara elektronis. Sasaran ini merupakan target sampai tahun 1999, namun belum sepenuhnya terlaksana. Sampai tahun ini, menurut rencana telah diratifikasi peraturan yang dapat mendukung telematika, ITU Convention, Interlectual Property Right (TRIPs) dan tersusunnya rekomendasi hasil penelitian tentang peraturan yang harus siap dalam upaya mendukung penyelenggaraan telematika. Selain itu direncanakan pada tahun 2001-tahun 2003 akan tercipta peraturan tentang Telematika Indonesia sebagai hasil dari harmonisasi dari peraturan perundangan yang telah ada (baik internasional dan nasional). Diharapkan pula tercipta peraturan penyelenggaraan teknologi informasi dalam mencapai kepastian hukum, terciptanya kondisi yang dapat mendukung penegakan hukum dalam bidang HKI, dan jaminan bagi penanaman modal asing. Pada masa mendatang diharapkan pula terbentuk suatu budaya bertransaksi melalui media elektronik dan diterimanya keabsahan dari hasil transaksi dan pembuktian transaksi tersebut. (Yuni Ikawati)

sumber : http://www.ristek.go.id/index.php/module/News+News/id/21